Home Kesehatan Psikologi Empat Temperamen vs Kepribadian Modern: Memahami Sifat Bawaan

Empat Temperamen vs Kepribadian Modern: Memahami Sifat Bawaan

0

Temperamen bukanlah sebuah pilihan. Ini adalah perangkat keras biologis yang Anda miliki sejak lahir.

Ini adalah dasar emosional dan perilaku yang ditentukan oleh genetika, sistem saraf, dan sistem endokrin Anda. Anggap saja sebagai bahan mentah kepribadian. Sebelum Anda mempunyai pengalaman hidup, sebelum Anda diajari sopan santun atau norma-norma sosial, landasan ini sudah ada.

Ini menentukan bagaimana Anda bereaksi terhadap dunia. Ini menentukan kemampuan beradaptasi Anda. Ini membentuk ekspresi emosional Anda. Ini menentukan tingkat aktivitas Anda.

Kebanyakan orang mengacaukan temperamen dengan karakter. Itu bukanlah hal yang sama.

Temperamen adalah bawaan. Itu stabil. Sebaliknya, karakter terbentuk seiring berjalannya waktu. Itu datang dari pengalaman, pendidikan, dan kemauan. Bersama-sama, mereka membangun kepribadian unik seseorang.

Teori Kuno Empat Humor

Selama berabad-abad, dokter seperti Hippocrates dan Galeno mengajukan teori yang didasarkan pada empat temperamen manusia. Mereka menghubungkan perilaku dengan cairan tubuh: darah, empedu kuning, empedu hitam, dan dahak.

Teori ini tidak memiliki dasar ilmiah saat ini.

Tapi itu terus berlanjut. Ini tetap menjadi referensi budaya dan didaktik. Ini membantu kita mengkategorikan gaya perilaku.

Tipe Sanguinis

Orang yang optimis adalah orang yang ekstrovert. Mereka mudah bergaul. Mereka antusias.

Mereka mudah beradaptasi terhadap perubahan. Mereka berkembang pesat di perusahaan. Mereka menyembunyikan emosi mereka. Aktif. Optimis. Baik hati.

Namun ada sisi lain. Mereka bisa tampak tidak konstan. Impulsif. Tidak dapat diprediksi.

Tipe Koleris

Orang koleris adalah orang yang tegas. Mereka dominan.

Mereka mengambil inisiatif. Mereka mempunyai gagasan yang kuat. Keinginan mereka kuat.

Mereka ambisius. Berorientasi pada tujuan. Tapi mereka bisa jadi tidak sabar. Mereka mungkin bergumul dengan otoritas dari orang lain.

Tipe Plegmatis

Orang yang plegmatis adalah orang yang tenang. Mereka reflektif. Mereka konstan.

Mereka menghindari konflik. Mereka menghargai stabilitas. Mereka berpikir sebelum bertindak.

Mereka tidak mudah panik. Mereka tetap tenang dalam krisis. Bagi orang luar, mereka mungkin tampak jauh. Tidak ekspresif. Tapi mereka setia. Dapat diandalkan.

Tipe Melankolis

Orang melankolis adalah orang yang introvert. Peka. Perfeksionis.

Mereka menganalisis secara mendalam. Mereka memiliki rasa tanggung jawab yang kuat. Mereka berbelok ke dalam.

Mereka seringkali kreatif. Menonjol. Namun lebih rentan terhadap pesimisme. Kesedihan.

Dimana Sains Berdiri Saat Ini

Psikologi telah melampaui empat kategori ini.

Ilmu pengetahuan modern memandang temperamen sebagai bagian dari biologi kepribadian. Kami melihatnya melalui neuropsikologi. Genetika perilaku.

Model saat ini fokus pada data empiris.

Model Thomas dan Catur mengeksplorasi dimensi seperti kemampuan bersosialisasi. Reaktivitas emosional. Kegigihan.

Model Cloninger melakukan pekerjaan serupa. Ini memecah sifat-sifat berdasarkan studi, bukan humor.

Bagaimana Temperamen Membentuk Kepribadian

Dalam psikologi, temperamen adalah lapisan emosi naluriah.

Ini adalah titik awalnya.

Selama seumur hidup, basis ini dibentuk oleh kekuatan eksternal. Keluarga. Budaya. Pilihan individu.

Karakter berkembang di atas temperamen.

Hasilnya adalah kepribadian. Kumpulan sifat unik yang mendefinisikan Anda.

Temperamen Anda adalah milik Anda sejak kecil. Itu membedakan Anda.

Anda tidak dapat mengubahnya sepenuhnya. Tapi Anda bisa mengaturnya. Anda bisa menyalurkannya.

Belajar membantu. Lingkungan penting.

Biologi menentukan tahapannya. Anda menulis naskahnya.

Exit mobile version