Manfaat Mengejutkan dari Susu Murni: Melampaui Nutrisi Anak

0
19

Selama beberapa dekade, pedoman diet menjadikan susu rendah lemak dan susu skim sebagai pilihan yang lebih sehat. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa susu murni menawarkan serangkaian manfaat yang sering diabaikan —mulai dari mendukung kesehatan tulang hingga berpotensi membantu pengelolaan berat badan. Ini bukan tentang kembali ke nasihat yang sudah ketinggalan zaman; ini tentang mengenali peran kompleks lemak dan nutrisi dalam kesejahteraan secara keseluruhan.

Kasus Lemak: Mengapa Susu Utuh Menonjol

Susu murni, menurut definisi, mengandung setidaknya 3,25% lemak susu. Ini bukan hanya tentang kalori; ini tentang kualitas kalori tersebut. Susu murni mengandung lebih dari 400 asam lemak, banyak di antaranya dikaitkan dengan peningkatan kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak tertentu, seperti asam pentadecanoic (C15:0) dan heptadecanoic (C17:0), dapat mengurangi peradangan, mendukung perbaikan sel, dan bahkan menurunkan kadar lemak darah.

Sumbernya juga penting. Susu dari sapi yang diberi makan rumput sangat kaya akan asam lemak omega-3 dan asam linoleat terkonjugasi (CLA) —keduanya merupakan senyawa antiinflamasi kuat yang terkait dengan kesehatan jantung. CLA, misalnya, menjanjikan dalam mengurangi aterosklerosis, penumpukan plak di arteri.

Melampaui Kalsium: Pembangkit Nutrisi Susu Utuh

Meskipun kalsium sering kali menjadi hal pertama yang diasosiasikan dengan susu, susu murni merupakan sumber nutrisi yang lengkap. Satu cangkir menyediakan:

  • 23% dari Nilai Harian (DV) untuk kalsium, penting untuk mineralisasi tulang.
  • protein, fosfor, dan magnesium dalam jumlah besar, semuanya penting untuk kesehatan tulang.
  • Susu yang diperkaya memberikan vitamin D, penting untuk penyerapan kalsium.

Kombinasi ini dapat mencegah keropos tulang, meningkatkan kepadatan, dan mengurangi risiko patah tulang. Namun manfaatnya lebih dari sekedar tulang. Nutrisi susu murni juga dapat melindungi terhadap penyakit jantung, stroke, sindrom metabolik, dan bahkan kanker tertentu dengan mengikat zat berbahaya di usus.

Kaitan Tak Terduga dengan Pengelolaan Berat Badan

Sebaliknya, penelitian menunjukkan bahwa asupan susu murni dikaitkan dengan penurunan berat badan dan penurunan risiko obesitas. Sebuah studi tahun 2024 menemukan bahwa orang yang minum susu murni memiliki ukuran pinggang yang lebih kecil. Sebuah tinjauan pada tahun 2020 menunjukkan bahwa anak-anak yang minum susu murni memiliki kemungkinan 39% lebih kecil untuk mengalami kelebihan berat badan.

Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi mungkin melibatkan pencernaan yang lebih lambat, peningkatan rasa kenyang, dan potensi asam lemak tertentu (CLA, asam butirat) untuk menurunkan asupan kalori dan meningkatkan metabolisme.

Risiko dan Pertimbangan: Bukan Solusi Universal

Terlepas dari manfaatnya, susu murni bukannya tanpa kekurangan. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan dengan peningkatan risiko kanker prostat, penyakit Parkinson, dan jerawat, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian. Orang dengan intoleransi laktosa harus menghindari susu murni kecuali susu tersebut bebas laktosa.

Mereka yang menderita hiperkolesterolemia familial (kolesterol LDL tinggi) atau mengikuti pola makan vegan/paleo juga harus berhati-hati. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam susu murni mungkin tidak sejalan dengan tujuan kesehatannya.

Kesimpulannya, perbincangan seputar susu terus berkembang. Meskipun pilihan susu rendah lemak masih memiliki tempat, susu murni menawarkan profil nutrisi menarik dengan manfaat yang melampaui nutrisi masa kanak-kanak. Apakah itu tepat untuk Anda tergantung pada status kesehatan individu dan preferensi diet Anda.