Dua Kebiasaan Sehari-hari untuk Mikrobioma Usus yang Lebih Sehat

0
3

Kesehatan usus sangat penting bagi kesejahteraan secara keseluruhan, memengaruhi segala hal mulai dari pencernaan dan kekebalan hingga fungsi metabolisme. Untungnya, meningkatkan mikrobioma usus Anda tidak memerlukan cara yang rumit; dua kebiasaan sehari-hari yang sederhana dapat membuat perbedaan yang signifikan. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa pilihan makanan adalah salah satu faktor yang paling berdampak dalam membentuk kesehatan usus, dan penyesuaian ini praktis dan efektif.

Makanan Fermentasi Harian: Memperkenalkan Mikroba Bermanfaat

Salah satu cara termudah untuk mendukung usus Anda adalah dengan mengonsumsi setidaknya satu porsi makanan fermentasi setiap hari. Fermentasi memecah gula, menciptakan senyawa yang meningkatkan kesehatan usus sekaligus memperkenalkan mikroorganisme hidup yang untuk sementara dapat meningkatkan populasi bakteri menguntungkan.

Studi menunjukkan konsumsi teratur meningkatkan keragaman mikrobioma—indikator utama kesehatan usus yang terkait dengan pencernaan dan respons kekebalan yang lebih baik. Opsi yang dapat diakses meliputi:

  • ½ cangkir yogurt atau kefir
  • Sekitar ½ cangkir asinan kubis atau kimchi
  • 1–2 sendok makan pasta miso

Ini dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam makanan: semangkuk yogurt untuk sarapan, asinan kubis bersama telur, atau miso yang ditambahkan ke sup dan saus.

Prebiotik: Memicu Bakteri Usus yang Ada

Sementara makanan fermentasi menambahkan mikroba, prebiotik memberi makan mikroba yang sudah ada di usus Anda. Serat tertentu, terutama serat larut kental, memberi nutrisi pada bakteri menguntungkan. Ketika serat ini difermentasi, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA), yang mendukung kesehatan lapisan usus, keseimbangan kekebalan tubuh, dan fungsi metabolisme. Mereka juga meningkatkan pencernaan dengan menyerap air dan mengurangi konsistensi tinja.

Usahakan untuk memasukkan sumber prebiotik setidaknya dalam dua kali makan sehari. Pilihan yang efektif meliputi:

  • ½ cangkir oat atau barley (kaya serat beta-glukan)
  • ½ cangkir kacang-kacangan atau lentil (mengandung galakto-oligosakarida)
  • 1 sendok makan biji chia atau rami bubuk (serat lendir)
  • 1 buah pisang kecil berwarna agak hijau
  • ½ cangkir kentang matang dan dingin (sumber pati resisten)

Suplemen prebiotik juga dapat memberikan dukungan yang ditargetkan, memberikan serat yang dipelajari secara klinis seperti Fibersol®-2, yang telah dikaitkan dengan peningkatan populasi Bifidobacterium yang bermanfaat dan mengurangi kembung.

Meningkatkan kesehatan usus tidak memerlukan perubahan gaya hidup yang radikal. Memasukkan makanan kaya probiotik dan prebiotik ke dalam pola makan Anda adalah cara yang didukung secara ilmiah untuk meningkatkan mikrobioma usus dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai rutinitas suplemen baru, terutama jika sedang hamil, menyusui, atau mengonsumsi obat.