Infeksi Saluran Kemih: Panduan Pengobatan dan Pencegahan

0
16

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang umum, dan antibiotik tetap menjadi pengobatan utama. Kebanyakan ISK bersifat langsung dan dapat disembuhkan dengan pengobatan oral jangka pendek. Namun, beberapa kasus lebih kompleks, terutama pada pasien lanjut usia atau pasien hamil, sehingga memerlukan antibiotik intravena atau jangka waktu pengobatan yang lebih lama.

Memahami ISK dan Tingkat Keparahannya

ISK “sederhana” terjadi pada individu sehat dengan fungsi saluran kemih normal. Biasanya penyakit ini dapat diatasi dengan pemberian antibiotik selama 5-7 hari. ISK “komplikasi”, yang terlihat pada pasien berisiko tinggi, mungkin memerlukan intervensi yang lebih kuat, termasuk antibiotik IV atau pengobatan oral yang diperpanjang. Terlepas dari tingkat keparahannya, selalu selesaikan pengobatan antibiotik lengkap sesuai resep, bahkan jika gejalanya membaik; pengobatan yang tidak lengkap dapat menyebabkan kekambuhan.

Antibiotik Kunci untuk Pengobatan ISK

Beberapa antibiotik yang umum digunakan. Nitrofurantoin adalah pilihan lini pertama dengan potensi resistensi yang rendah, meskipun digunakan dengan hati-hati selama kehamilan. Trimethoprim-sulfamethoxazole (TMP-SMX) juga efektif tetapi memiliki risiko sensitivitas terhadap sinar matahari dan infeksi Clostridioides difficile. Fosfomycin menawarkan pengobatan dosis tunggal yang nyaman dan dianggap aman untuk individu hamil.

Untuk infeksi yang lebih resisten, atau ketika obat lini pertama gagal, dokter mungkin akan beralih ke penisilin, sefalosporin, atau bahkan karbapenem pilihan terakhir. Namun, obat ini memiliki risiko efek samping yang lebih tinggi, termasuk reaksi alergi, kerusakan tendon (fluoroquinolones), atau kejang (carbapenem).

Perkembangan Baru dalam Pengobatan ISK

FDA baru-baru ini menyetujui gepotidacin (Blujepa), antibiotik oral baru dengan potensi resistensi rendah terhadap ISK tanpa komplikasi pada orang dewasa dan remaja. Pengobatan baru lainnya, sulopenem etzadroxil-probenecid (Orlynvah), disetujui pada tahun 2024 untuk wanita yang tidak dapat menggunakan antibiotik lain.

Mengelola Gejala dan Pencegahan

Meskipun antibiotik melawan infeksi, obat-obatan seperti phenazopyridine dapat meredakan nyeri sementara. Obat pereda nyeri yang dijual bebas (asetaminofen, ibuprofen) juga dapat membantu. Bagi wanita yang mengidap ISK berulang, terapi estrogen vagina dapat mengurangi infeksi di kemudian hari.

Catatan Penting: Resistensi antibiotik semakin meningkat, sehingga penggunaan yang bertanggung jawab menjadi sangat penting. Jika Anda sering mengalami ISK (lebih dari dua kali dalam enam bulan), kultur urin sangat penting untuk memastikan Anda menerima pengobatan yang tepat.

Melampaui Antibiotik

Pola makan juga bisa berperan. Menghindari iritasi kandung kemih seperti kafein dan alkohol dapat membantu pemulihan. Meskipun penelitiannya beragam, ekstrak cranberry telah disarankan sebagai tindakan pencegahan.

Pada akhirnya, diagnosis yang cepat dan pengobatan antibiotik yang tepat sangat penting untuk mengatasi ISK. Jika gejalanya menetap setelah 2-3 hari pengobatan, konsultasikan dengan dokter Anda.

Informasi ini didasarkan pada pedoman medis terkini dan konsensus para ahli. Selalu ikuti rekomendasi spesifik penyedia layanan kesehatan Anda.