Obat Rheumatoid Arthritis dan Peningkatan Risiko Terbakar Sinar Matahari

0
16

Pengobatan rheumatoid arthritis (RA) secara tidak sengaja dapat membuat pasien lebih rentan terhadap sengatan matahari, bahkan dengan paparan sinar matahari yang singkat. Obat-obatan tertentu yang biasa digunakan untuk menangani RA dapat memicu fotosensitifitas – reaksi terkait sistem kekebalan yang meningkatkan sensitivitas kulit terhadap radiasi ultraviolet (UV). Ini bukan hanya masalah kosmetik; bahkan satu sengatan matahari yang parah secara signifikan meningkatkan risiko kanker kulit jangka panjang.

Obat Apa yang Meningkatkan Sensitivitas?

Beberapa obat yang diresepkan untuk RA dikaitkan dengan fotosensitifitas. Ini termasuk:

  • Methotrexate: Obat antirematik pemodifikasi penyakit (DMARD).
  • Azathioprine: Imunosupresan lainnya.
  • Siklosporin: Digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Leflunomide: DMARD lainnya.
  • Hydroxychloroquine: Sering diresepkan untuk RA dan lupus.
  • NSAID (Naproxen, Ibuprofen): Obat pereda nyeri umum dengan risiko fotosensitifitas.

Penelitian menunjukkan bahwa metotreksat dan naproxen memiliki bukti terkuat yang menghubungkan keduanya dengan peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari. Beberapa dokter juga meresepkan obat di luar label seperti mikofenolat mofetil atau siklofosfamid untuk RA, yang juga dapat menyebabkan masalah ini.

Mengapa Ini Penting

Sistem kekebalan pasien RA sudah kesulitan mengatur peradangan. Obat-obatan yang menekan peradangan ini juga dapat melemahkan pertahanan alami kulit terhadap kerusakan akibat sinar UV.

Ketidakpastian berapa lama obat ini tetap aktif di dalam tubuh membuat perlindungan menjadi sulit. Beberapa obat hilang dalam waktu 36 jam, sementara yang lain bertahan lebih lama. Yang terbaik adalah berhati-hati saat terkena sinar matahari.

Cara Melindungi Kulit Anda

Jika Anda mengonsumsi obat RA, lakukan langkah-langkah berikut untuk meminimalkan risiko sengatan matahari:

  • Tabir surya: Gunakan tabir surya spektrum luas (SPF 30+) setiap hari, aplikasikan kembali setiap dua jam atau lebih jika berkeringat atau berenang. Temukan formula yang Anda sukai agar Anda dapat menggunakannya secara konsisten.
  • Pakaian Pelindung: Kenakan topi bertepi lebar, lengan panjang, dan celana panjang. Pertimbangkan pakaian pelindung sinar matahari yang dirancang untuk kulit sensitif.
  • Kacamata hitam: Lindungi mata Anda dengan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV.
  • Hindari Tanning Bed: Tanning bed sama berbahayanya dengan sinar matahari alami.
  • Pemeriksaan Reguler: Temui dokter kulit setiap tahun untuk pemeriksaan kanker kulit. Inhibitor TNF yang digunakan untuk RA dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Periksa sendiri kulit Anda setiap bulan untuk mencari tahi lalat baru atau tahi lalat yang berubah.

Alternatif Pengobatan

Jika Anda mengalami fotosensitifitas parah, diskusikan pengobatan alternatif dengan dokter Anda.

Kesimpulannya, pengobatan RA secara signifikan dapat meningkatkan risiko sengatan matahari, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker kulit. Dengan mengambil tindakan perlindungan sinar matahari secara proaktif dan bekerja sama dengan dokter, pasien dapat meminimalkan bahaya ini dan menjaga kesehatan mereka.