Bagi individu dengan jadwal yang padat, menjaga asupan protein yang cukup dapat menjadi tantangan. Makanan cepat saji, meski sering dianggap tidak sehat, ternyata menawarkan pilihan yang tepat bagi mereka yang memprioritaskan protein. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar 75-90 gram protein setiap hari, sebuah tujuan yang dapat dicapai bahkan saat bepergian. Panduan ini menguraikan sepuluh pilihan protein tinggi dari rantai populer, bersama dengan rincian nutrisi untuk membantu membuat keputusan yang tepat.
Lanskap Protein Makanan Cepat Saji
Kenyamanan modern dari makanan cepat saji telah menjadikannya bagian yang tak terhindarkan dari pola makan banyak orang. Karena protein sangat penting untuk perbaikan otot, rasa kenyang, dan kesehatan secara keseluruhan, mengetahui cara menavigasi pilihan-pilihan ini sangatlah penting. Namun, penting untuk diingat bahwa makanan cepat saji sering kali memiliki konsekuensi: tinggi natrium, lemak jenuh, dan bahan-bahan olahan.
10 Makanan Cepat Saji Tinggi Protein Teratas
Berikut rincian pilihan yang paling kaya protein, diberi peringkat untuk kejelasannya:
1. Chick-fil-A Cool Wrap (Protein 43g)
Cool Wrap menonjol dengan 43 gram protein dalam porsi 660 kalori. Kombinasi ayam panggang, keju, dan roti pipih biji rami menghasilkan hidangan yang memuaskan. Perhatikan 1420mg natrium.
Kalori: 660, Karbohidrat: 32g, Lemak: 45g, Serat: 14g, Natrium: 1420mg
2. Salad Cobb Ayam Dewi Hijau Roti Panera (Protein 43g)
Pesaing kuat lainnya, salad Panera menghasilkan 43 gram protein dengan ayam, telur, dan bacon. Penting untuk mewaspadai kadar lemak jenuh dan natrium, dan pertimbangkan untuk mengganti saus dengan pilihan yang lebih ringan.
Kalori: 510, Karbohidrat: 22g, Lemak: 29g, Serat: 7g, Natrium: 1180mg
3. Mangkuk Burrito Steak Chipotle (Protein 54g)
Dua porsi steak dalam mangkuk Chipotle mengandung 54 gram protein yang mengesankan. Meskipun dapat disesuaikan, berhati-hatilah terhadap penumpukan natrium dari topping seperti keju dan salsa.
Kalori: 640, Karbohidrat: 60g, Lemak: 20g, Serat: 11g, Natrium: 1060mg
4. Salad Cobb Wendy (Protein 37g)
Salad Wendy menyediakan 37 gram protein dari ayam, bacon, telur, dan cheddar. Ini rendah kalori tanpa saus tetapi tinggi natrium.
Kalori: 670, Karbohidrat: 18g, Lemak: 49g, Serat: 3g, Natrium: 1280mg
5. Burger King Impossible Whopper (Protein 25g)
Impossible Whopper nabati menawarkan 25 gram protein tetapi mengandung lemak jenuh dan natrium yang tinggi. Pilihan ini mungkin menarik bagi mereka yang menghindari daging namun memerlukan kesadaran akan potensi kerugian kesehatan.
Kalori: 630, Karbohidrat: 58g, Lemak: 34g, Serat: 4g, Natrium: 1080mg
6. Nugget Panggang Chick-fil-A (Protein 25g)
Nugget panggang delapan hitungan menghasilkan 25 gram protein dengan sedikit karbohidrat dan lemak. Ini adalah pilihan tanpa lemak tetapi bisa terasa hambar tanpa saus.
Kalori: 130, Karbohidrat: 1g, Lemak: 3g, Serat: 0g, Natrium: 440mg
7. Tunggal Wendy (Protein 32g)
Burger Wendy’s Single menyediakan 32 gram protein dengan jumlah kalori sedang, tetapi melebihi asupan natrium yang disarankan.
Kalori: 524, Karbohidrat: 37g, Lemak: 28g, Serat: 1,7g, Natrium: 2200mg
8. McMuffin Telur McDonald’s (Protein 17g)
Pilihan sarapan yang nyaman, Egg McMuffin menawarkan 17 gram protein dengan 310 kalori. Perhatikan kandungan natriumnya dan pasangkan dengan makanan pendamping yang kaya nutrisi.
Kalori: 310, Karbohidrat: 30g, Lemak: 13g, Serat: 2g, Natrium: 770mg
9. Starbucks Turkey Bacon, Cheddar, dan Sandwich Putih Telur (17g Protein)
Sandwich Starbucks ini menyediakan 17 gram protein tetapi juga tinggi natrium. Kustomisasinya terbatas, sehingga sulit untuk mengurangi asupan natrium.
Kalori: 230, Karbohidrat: 28g, Lemak: 5g, Natrium: 560mg
10. Taco Bell Taco Ayam Lembut (Protein 12g)
Taco Taco Bell menawarkan 12 gram protein tetapi paling baik dikombinasikan dengan makanan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini adalah pilihan cepat tetapi bukan makanan lengkap.
Kalori: 160, Karbohidrat: 16g, Lemak: 5g, Serat: 1g, Natrium: 510mg
Intinya
Makanan cepat saji bisa menjadi bagian dari pola makan tinggi protein, namun kesadaran akan natrium, lemak jenuh, dan bahan olahan adalah kuncinya. Memilih pilihan yang dipanggang daripada digoreng, memilih salad dengan protein tanpa lemak, dan memperhatikan ukuran porsi dapat membantu mengurangi risiko kesehatan. Menyeimbangkan kenyamanan dengan kesadaran akan nutrisi tetap menjadi pendekatan paling efektif untuk gaya hidup sibuk.


























