Home Kesehatan Kedokteran & Penyakit Mengapa rambut hitam tumbuh di lidah saat Anda minum antibiotik

Mengapa rambut hitam tumbuh di lidah saat Anda minum antibiotik

0

Saat Anda melihat sesuatu yang gelap dan berbulu di lidah Anda, reaksi pertama Anda mungkin adalah panik. Itu terlihat seperti alat peraga dari film horor. Namun sebelum Anda bergegas ke ruang gawat darurat, tarik napas dalam-dalam. Kondisi ini biasanya bersifat sementara. Tentu saja hal ini menjijikkan. Namun, hal ini jarang berbahaya.

Misalnya saja kasus seorang wanita berusia 55 tahun di Missouri. Pada tahun 2017, dia terbangun dengan perasaan mual. Rasa di mulutnya salah. Ketika dia melihat ke cermin, dia melihat sesuatu seperti rambut tumbuh di lidahnya. Warnanya hitam. Itu panjang.

Dia menelepon dokter. Diagnosisnya adalah lidah berbulu hitam, yang secara medis dikenal sebagai lingua villosa nigra. Mendengar namanya saja sudah terdengar menakutkan. Kenyataannya lebih biasa. Ini adalah kondisi yang tidak berbahaya. Hal ini disebabkan oleh kotoran yang menumpuk di permukaan lidah. Ini bukan kanker. Ini bukan merupakan tanda kegagalan sistem. Ini hanyalah kesalahan visual.

Terkait dengan minocycline

Akar penyebab kesulitan wanita ini adalah obat khusus yang disebut minocycline.

Dia telah meminum antibiotik untuk mengobati infeksi lukanya. Cedera tersebut disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kedua kakinya patah. Setelah sekitar satu minggu pengobatan, dia mulai menyadari lidahnya berubah.

Anatomi penting di sini. Lidah ditutupi dengan papila filiformis. Ketidakteraturan linier kecil ini memberikan tekstur kasar pada lidah. Ini membantu indera perasa dan sensasi. Papila ini biasanya terlepas dari waktu ke waktu.

Minocycline mengganggu proses ini. Hal ini menyebabkan papila meregang, bukannya terlepas. Mereka tumbuh panjang. Saat memanjang, mereka menjebak bakteri dan jamur. Puing-puing yang terperangkap menumpuk. Akumulasinya menjadi hitam.

“Antibiotik menjebak bakteri di papila, menyebabkannya meregang dan menjadi hitam.”

Ketika dokter mengidentifikasi adanya hubungan dengan antibiotik, dia berhenti meminumnya. Dia juga menginstruksikan pasien bagaimana meningkatkan kesehatan mulut mereka. Dia perlu menggosok lidahnya lebih keras. Hasilnya cepat. Dalam sebulan, lidah kembali normal.

Apakah lidah berbulu hitam berbahaya?

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana situasi ini bisa terjadi. Meskipun kasus Missouri melibatkan antibiotik, ada faktor lain yang dapat menyebabkan lidah berbulu hitam.

Kebersihan mulut yang buruk menjadi penyebab utamanya. Jika Anda tidak membersihkan lidah secara rutin, sel-sel mati dan bakteri bisa menumpuk. Ini menciptakan lingkungan yang sempurna bagi papila Anda untuk meregang.

Pilihan gaya hidup juga memainkan peran penting. Perokok berat menjadi pemicu utamanya. Hal yang sama berlaku untuk kopi dan alkohol. Zat-zat ini dapat menodai papila yang memanjang dan mengubah mikrobioma mulut.

Itu tidak menular. Hal ini tidak mengancam jiwa. Kisah peringatan tentang perawatan mulut dan efek samping pengobatan.

Sindrom mulut terbakar

Itu bukan satu-satunya hal aneh yang terjadi di mulut Anda. Ada juga penyakit lain yang disebut Burning Mouth Syndrome.

Berbeda dengan lidah berbulu hitam, lidah ini tidak terlihat. Anda tidak dapat melihatnya di cermin. Sebaliknya, Anda merasakan sakit yang membakar. Rasanya seperti meminum kopi mendidih. Ini adalah masalah neurologis, bukan masalah struktural.

Jika mulut Anda terasa seperti terbakar tanpa alasan yang jelas, Anda perlu melakukannya.

Exit mobile version